People tend to do foolish things when they fall in love.

Saya yakin kalimat di atas dibuat bukan hanya karangan semata. As a matter of fact, saya bener2 ngalamin sendiri dan bikin saya terheran2, iiihhhh kok bisa ya? Ternyata bertambahnya usia tidak berbanding sejajar dengan kecerdasan cinta. Orrrr … Is it just me?? Hahahah

I’ve been in a single state of life for quite some times now. After a very long, winding and complicated relationship that has made a great impact in my love life. Saya berasa mixed feeling di sana sini. Di satu sisi, saya pengen cepet punya pasangan, tapi di sisi lain takut tersakiti. Pengen ngrasain hari2 saya diisi bersama si ‘dia’, tapi terlalu banyak ‘what if questions’ di benak saya saat proses pdkt, dll. *sigh*

Being in love is amazing! Berasa ada butterfly menggelitik all over. Kadang sensasi geli atau kadang clekit-clekit muncul di sana sini. Aaaaaaaa …. Rasanya bisa bikin senyam senyum terus. Efeknya, mood hati jadi senengggg terus. Ngerjain ini itu berasa ringan. Yang terpancar dari wajah kita cuman aura positif aja yang bikin orang sering bilang bahwa orang yang lagi jatuh cinta kliatan nampak cantik, menyenangkan dan banyak lainnya. Kalo kayak gini … Sapa sih yang gak mau jatuh cinta terus2an??

Saat saya jatuh cinta, somehow setelah umur saya sekian, saya seperti punya tombol alias switch yang anytime bisa saya pull saat things just don’t work out. Try to control my self agar tidak carried away sehingga saat things become unpleasant, all l need to do is switching off the button. Pengennyaaaaa sihhh …

Aaaaah … Tapi sepertinya hal tsb bikin proses cinta-cintaan jadi gak ngalir dengan asyik ya? Hmmmm … Sehingga most of the time, l just let things happened lengkap beserta cekit2nya. Walopun sering mbingungi sendiri in the proses.

Saya lately jadi sering ngerasa … Gampang falling in love. Ngeliat ada somebody oke, nyambung ngobrol … Langsung dehhh … Gampang banget diserbu kupu-kupu! Hahaha … Shallow! But then again, seperti juga rizki, kita tidak pernah menduga dari mana datang nya cinta. Walopun mostly end up saya yang kayaknya terkiwir2 dan yang the other party cuman being nice or just treat me like they treat others.

Aaaarrrrgghhhhhhhh …. Pikiran seperti ini unavoidable. Selalu muncul di momen-momen saya lagi seneng-senengan sama orang. Menyebalkan, isn’t it?

Mungkin karena saat jatuh cinta, kita (atau saya lebih tepatnya) tidak bisa berpikir straight, logika agak kurang jalan … Jadinya malah during the proses malah kayak nya salah-salah langkahhhh terus. Contoh nya saya, ada kecenderungan buat mbingungi karepe dewe dengan those ‘what if’ questions. Saat nervous, pasti saya meracau, ngobrolin yang enggak-enggak yang alhasil bikin jadi jayusssss ajaaa! Sounds silly … Even stupid. But that’s what usually happened. Mana kalo lagi falling …. Beuuhhhh!! Rasa melayang-layang and l always want to share my feeling that I’m in love.

This time … Seperti nya it happens again! *sigh*
Dengan proses yang tidak disengaja dan tanpa ekspektasi whatsoever. Saya sungguh-sungguh menahan diri this time untuk tidak being silly in the process.

Try very hard to keep it for my self, walau kadang tak tahan rasanya untuk tidak share my feeling via twitter/fb or just letting my best buddies know about how excited it is, tapi saya harus kuat! Gosh! It feels greattt … Yes, it is.

– posted from my mobile deviceĀ® –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: